Selain Sehatkan Jantung, Ini Manfaat Lain Kacang Kenari

Selain Sehatkan Jantung, Ini Manfaat Lain Kacang Kenari

ALMOND alias kacang kenari banyak digemari karena manfaatnya dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, konsumsi almond secara rutin membantu dalam mengurangi risiko serangan jantung dan menurunkan jahat.

Selain jantung, almond juga memiliki manfaat lain. Berikut beberapa manfaat kesehatan mengonsumsi almond seperti dilansir Boldsky, Senin (14/7/2014).

Almond bersifat basa

Almond bersifat basa sehingga membantu untuk menghindari kenaikan berat badan atau kehilangan energi. Selain itu, almond melepaskan protein yang bersifat alkali di alam yang pada akhirnya membantu menyeimbangkan fungsi tubuh. (Baca: Kiwi Efektif Tingkatkan Mood Pria)

Almond mengandung lemak baik

Almond memiliki kandungan lemak tinggi. Meski begitu, almond tidak meningkatkan berat badan bagi yang mengonsumsinya. Hal ini karena almond mengandung lemak baik yang tidak membentuk lapisan lemak jenuh di sekitar otot-otot Anda. Bahkan, lemak ini membuat tubuh mudah membakar kalori untuk menghasilkan energi yang diperlukan.

Baik untuk fungsi otak

Makan almond di pagi hari dapat membantu menyehatkan fungsi otak. Hal ini karena almond mengandung banyak nutrisi seperti riboflavin yang membantu kelancaran kerja fungsi otak. Selain itu, mengonsumsi almond baik untuk kesehatan otak karena meningkatkan daya ingat dan kerja otak lainnya. (fik)


View the original article here

Kunci Jaga Kesehatan Jantung

Kunci Jaga Kesehatan Jantung

PENYAKIT jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Karenanya, kesehatan jantungpun harus dijaga dengan sejumlah kunci.

Consultant Cardiologist dari London Bridge Hospital, Dr Gerald Carr-White, mengatakan bahwa kunci untuk menjaga kesehatan jantung adalah menerapkan gaya hidup jangka panjang yang sehat. Misalnya, Anda harus berhenti dari kebiasaan merokok, salah satu faktor risiko penyakit jantung.

“Kunci menjaga kesehatan jantung adalah menerapkan gaya hidup jangka panjang yang sehat. Anda tidak boleh dan berusaha untuk tidak kelebihan berat badan,” katanya, seperti dikutip Femalefirst, Senin (14/7/2014).

Selain itu, Dr Gerald Carr-White menyarankan untuk menjalankan diet Mediterania yang menekankan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Dia menekankan untuk menggunakan minyak zaitun dibanding mentega dan rempah-rempah sebagai pengganti garam.

“Selain itu, Anda harus mengutamakan makan ikan, khususnya ikan berminyak dan unggas, daripada daging merah,” tuturnya. (Baca: Minum banyak alkohol berisiko penyakit jantung)

Lebih lanjut, Dr Gerald mengatakan bahwa aktif berolahraga juga merupakan kunci menjaga kesehatan jantung. Anda harus aktif berolahraga setidaknya 30 menit dalam tiga kali sepekan.

“Namun, yang terpenting adalah jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada saat beraktivitas, sesak napas, pergelangan kaki bengkak, pusing atau pingsan, maka segera periksa ke dokter spesialis jantung,” imbuhnya.

Seperti diketahui, gangguan paling umum dan paling serius dari masalah jantung adalah penyempitan atau penyumbatan arteri koroner. Hal tersebut dapat menyebabkan nyeri dada, sesak napas saat melakukan aktivitas, serangan jantung dan gagal jantung. (fik)


View the original article here

Minum Banyak Alkohol Berisiko Penyakit Jantung

Minum Banyak Alkohol Berisiko Penyakit Jantung

APAKAH Anda termasuk peminum alkohol? Baiknya, mulai sekarang mengurangi kebiasaan tersebut.

Terlalu banyak minum alkohol bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Sebuah penelitian baru menunjukkan, mengurangi konsumsi alkohol dapat menurukan tekanan darah dan risiko penyakit jantung koroner.

Lalu, apa sebenarnya efek terlalu banyak minum alkohol terhadap jantung? Consultant Cardiologist dari London Bridge Hospital, Dr Gerald Carr-White, mengatakan bahwa terlalu banyak minum alkohol dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

“Terlalu banyak minum alkohol dapat meningkatkan risiko penyempitan pembuluh darah yang menyuplai jantung Anda sehingga meningkatkan risiko serangan jantung,” katanya, seperti dikutip Femalefirst, Senin (14/7/2014).

Selain meningkatkan risiko serangan jantung, menurut Dr Gerald Carr-White, terlalu banyak minum alkohol bisa memicu masalah kardiovaskular lainnya. Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan meningkatkan risiko terkena stroke, tekanan darah tinggi, dan rentan terhadap takiaritmia (kecepatan jantung meningkat).

“Selain itu, terlalu banyak minum alkohol juga meningkatkan risiko diabetes dan gagal jantung, di mana jantung menjadi lemah,” tutupnya. (Baca: Puasa Lindungi Kesehatan Jantung & Jauhi Stres)
(fik)


View the original article here